Breaking News
Loading...
Rabu, 13 Maret 2013

Inilah Sosok Paus Baru : Fransiskus I

Konklaf untuk memilih paus baru digelar sejak Selasa (12/3) menyusul pengunduran diri Paus Benediktus XVI pada 28 Februari 2013 lalu. Pemungutan suara perdana belum mendapatkan minimal 77 suara dukungan untuk satu kandidat. Saat dilakukan dua pemungutan suara pada Rabu (13/3/2013), juga belum dihasilkan sebuah keputusan. Hingga pada pemungutan suara keempat, Rabu (13/3/2013) petang, keputusan penting dihasilkan.

Asap putih baru saja mengepul dari cerobong asap khusus Kapel Sistina, Vatikan, Rabu (13/3/2013) malam. Seperti dilaporkan oleh CNN dan BBC, asap putih ini menandakan paus baru sudah terpilih. Asap mengepul sekitar pukul 19.00 waktu setempat.
Dengan telah mengepulnya asap putih ini, berarti pengganti Paus Emeritus Benediktus XVI sudah terpilih melalui empat pemungutan suara sejak Selasa (12/3/2013). Dalam tradisi konklaf, hasil pemungutan suara para kardinal pemilih hanya bisa diketahui dari asap yang keluar dari cerobong Kapel Sistina.
Asap hitam menandakan paus baru belum terpilih, sementara asap putih diiringi dentang lonceng St Peter menandakan paus baru telah terpilih. Belum ada keterangan resmi dari hasil pemungutan suara para kardinal dalam konklaf.
Dari siaran langsung melalui situs BBC, ribuan warga di lapangan Basilika yang dua hari ini memantau langsung pelaksanaan konklaf terlihat bersorak girang menyambut kepulan asap putih dari Kapel Sistina. Dentang lonceng St Peter pun terdengar memastikan terpilihnya paus baru ini.

Sosok Kardinal Jorge Mario Bergoglio yang berusia 76 tahun dari Buenos Aires, Argentina yang akhirnya resmi dipilih sebagai pemimpin ke-266 dari Gereja Katolik Roma. Mulai Rabu waktu setempat, ia pun kini menyandang gelar Paus Francis atau Fransiskus I.
Seperti dikutip New Jersey Times yang dilansir Kamis (14/3/2013), Bergoglio adalah paus pertama dari Amerika latin yang pernah terpilih. Ia pun baru pertama kalinya menjabat posisi tersebut.

Meski tak diunggulkan, Kardinal Jorge Mario Bergoglio akhirnya terpilih setelah dilakukan pertemuan rahasia antara para kardinal selama 2 putaran.

Siapakah  Jorge Mario Bergoglio yang kini bergelar Paus Fransiskus I?

Jorge Mario Bergoglio (pengucapan Spanyol: [xorxe Marjo βerɡoʎo] ) lahir di Buenos Aires , Argentina, salah satu dari lima anak Mario Jose Bergoglio (pengucapan Italia: [bɛrɡoʎʎo] ), seorang pekerja kereta api, dan Regina Maria Sivori, seorang ibu rumah tangga

Sebagaimana disiarkan Radio Vatican, Jorge Mario Bergoglio, lahir pada tanggal 17 Desember 1936 di Buenos Aires. Dia ditahbiskan menjadi seorang Imam Serikat Jesuit (SJ) pada 13 Desember 1969. Selama studi teologi, ia belajar di Fakultas Teologi San Miguel.
Fransiskus I tercatat pernah menjadi rektor Fakultas Filsafat dan Teologi San Miguel (1980-1986). Setelah menyelesaikan disertasi doktoralnya di Jerman, ia menjabat sebagai direktur spiritualitas di Córdoba.
Pada 20 Mei 1992 ia diangkat sebagai Uskup tituler Auca dan Auxiliary di Buenos Aires, dan menerima pentahbisan uskup pada tanggal 27 Juni.
Pada tanggal 3 Juni 1997, Paus baru ini diangkat menjadi Uskup Agung Buenos Aires. Kemudian diangkat sebagai Kardinal oleh Paus Yohanes Paulus II pada 21 Februari 2001,
Paus pengganti Benediktus XVI juga tercatat sebagai Presiden Konferensi Waligereja Argentina pada 8 November 2005 sampai dengan 8 November Kardinal 2011.

Pada tanggal 15 April 2005, seorang pengacara hak asasi manusia mengajukan pengaduan pidana terhadap Bergoglio,  menuduhnya terlibat dalam penculikan oleh Angkatan Laut pada bulan Mei 1976 

Saat menjadi kardinal, Bergoglio dikenal sebagai sosok yang rendah hati, konservatif, dan memiliki komitmen kuat terhadap keadilan sosial. Gaya hidup sederhana menguatkan kerendahhatiannya. Dia tinggal di apartemen kecil, alih-alih menempati kediaman resmi uskup. Bergoglio diketahui juga menolak menggunakan sopir dan limusin, bahkan dikabarkan dia memasak makanannya sendiri.
Saat Paus Paulus II meninggal, Bergoglio masuk menjadi kandidat paus baru. Dia sudah menjadi kardinal pemilih dalam konklaf 2005, yang akhirnya memilih Paus Benediktus XVI.
Pilihan nama dan sikap
Fransiskus, yang dipilihnya sebagai nama pasca-terpilih sebagai Paus, merujuk kepada Franciscus Xaverius, pendiri Serikat Jesus. Paus Fransiskus adalah Paus pertama dari ordo Jesuit, selain Paus pertama dari luar Eropa dan berasal dari kawasan di luar Eropa, di era modern.
Namun, seperti dikutip CNN, pakar soal Vatikan, John Allen, berpendapat, nama Fransiskus ini merujuk kepada salah satu tokoh yang paling dihormati di Gereja Katolik, Santo Fransiskus dari Asisi. Menurut Allen, pilihan nama ini sangat menakjubkan. Dalam Gereja Katolik, tambah dia, ada beberapa sosok yang menjadi acuan utama, dan St Fransiskus adalah salah satunya.
Nama Fransiskus, lanjut Allen, juga menjadi lambang untuk kemiskinan, kerendahhatian, kesederhanaan, dan pembangunan kembali Gereja Katolik. "Paus baru mengirimkan sinyal bahwa ini tidak akan 'menjadi sesuatu yang biasa saja'," kata dia.Paus Fransiskus selama ini dikenal sebagai sosok konservatif. Beberapa pandangannya mencakup penentangan atas praktik aborsi dan homoseksualitas. Meski menyatakan menghormati gay dan lesbian sebagai individu, dia menentang keras undang-undang yang dirilis pada 2010 di Argentina yang melegalkan perkawinan sesama jenis. Sebaliknya, Paus Fransiskus juga dikenal sebagai sosok yang sangat memiliki kepedulian sosial, termasuk mengkritisi masalah perbedaan kelas sosial kaya dan miskin.[diolah dari berbagai sumber]




Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Inilah Sosok Paus Baru : Fransiskus I