Breaking News
Loading...
Senin, 18 Maret 2013

Masjid Penuh Sesak,Pendeta Tawarkan Aula Gereja Untuk Sholat

"Masjid itu selalu sangat penuh di beberapa kesempatan. Ada banyak orang yang berdoa sambil diterpa angin dingin dan hujan," ujarnya sebagaimana yang dilansir dailymail
Melihat kondisi itu, Poobalan merasa turut prihatin. Dia berpikir apabila tidak berbuat sesuatu untuk membantu, artinya dia sama saja tidak menjalankan keyakinannya dengan benar.

"Ada banyak umat Muslim yang salat di luar ketika salju turun pertama kali di musim dingin dan itu pemandangan yang sulit sekali untuk diabaikan," katanya.

Tergerak ingin menolong, Pooblan kemudian melihat ada satu gedung milik gereja yang tidak dipakai saat makan siang di hari Jumat. Dia merasa itu pas karena pada hari itu banyak umat Muslim datang untuk salat Jumat.

Pooblan lalu mengajak umat Kristiani untuk bersedia membantu dan meminjamkan gedung tersebut. Setelah itu, dia berkomunikasi dengan imam masjid. Awalnya, terdapat keraguan di kalangan umat muslim terhadap tawaran itu, karena peristiwa seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya.

"Tapi akhirnya mereka menerima tawaran kami dan ini merupakan persahabatan yang positif," ujar Pooblan, lega.

Dia mengatakan apa yang dilakukannya adalah sesuatu yang biasa saja dan tidak ada kaitannya sama sekali dengan agama.

"Ini semua didasarkan pada hakikat manusia. Memiliki kepercayaan yang berbeda bukan berarti memisahkan kita sebagai manusia," dia menegaskan. Hubungan erat antar kedua umat beragama ini juga dipandang positif oleh Megharbi. Dia memaparkan hubungan antara umat Muslim dan Kristiani di wilayah itu sangat harmonis. "Hubungan ini merupakan persahabatan dan dibangun di atas rasa hormat," ujarnya.[scotman/Guardian/vivanews/]

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Masjid Penuh Sesak,Pendeta Tawarkan Aula Gereja Untuk Sholat