Breaking News
Loading...
Jumat, 08 Maret 2013

Presiden Iran menuai Kecaman ,Gara Gara samakan Hugo Chavez dengan Yesus

Menanggapi meninggalnya Presiden Venezuela,Pemerintah Iran mengumumkan hari berkabung nasional untuk menghormati rakyat Venezuela yang sedang berduka atas kepergian Presiden Hugo Chavez.


Situs resmi presiden Iran melaporkan, sidang kabinet yang dipimpin langsung oleh Presiden Mahmoud Ahmadinejad menetapkan hari berkabung nasional selama satu hari pada Rabu untuk mengapresiasi perjuangan Hugo Chavez dan menghormati rakyat Venezuela.

Tidak hanya menetapkan hari berkabung nasional,dan sebagaimana yang diberitakan Reuters, Ahmadinejad adalah salah satu kepala negara yang turut datang pada prosesi pemakaman Hugo Chavez di Caracas, venezuela, pada Jumat, 8 Maret 2013. Para tetamu melakukan standing ovation saat Ahmadinejad datang untuk menengok jasad Chavez.

Dia menyentuh dan mencium peti mati Chavez. Walaupun jarak negara mereka berjauhan, Ahmadinejad dikenal kawan dekat Chavez karena memiliki musuh yang sama, yaitu Amerika Serikat. Presiden Mahmoud Ahmadinejad juga menyampaikan pernyataan Kotroversial

Namun yang menjadi permasalahan adalah komentar belasungkawa yang disampaikan Ahmadinejad dalam situs pribadinya. Dalam surat di situs itu, Ahmadinejad menyamakan Chavez disamakan dengan Yesus.

Dia mengatakan, Chavez akan dibangkitkan bersama dengan Yesus dan Imam ke-12 umat Syiah pada hari kiamat. Bertiga, mereka akan menyebarkan keadilan di muka bumi ini di saat akhir dunia.

Komentar Ahmadinejad ini dikecam pada ulama Syiah di Iran. Menurut mereka, surat belasungkawa itu telah melenceng jauh dari niat awalnya, yaitu hanya menunjukkan keprihatinan.

"Penggambaran Ahmadinejad tentang presiden Venezuela tidak pantas bagi kita," ujar salah satu ulama Syiah dan anggota senior dewan ahli Syiah, Ghorbanali Dorri Najafabadi, seperti dilansir kantor berita Mehr.
Ulama lainnya, Ahmad Khatami, dengan tegas mengatakan bahwa perkataan Ahmadinejad itu sama sekali tidak bisa diterima. "Seseorang seharusnya bisa mengirimkan surat diplomatis tanpa masuk ke ranah agama," kata Khatami.

Anggota parlemen Iran Mohammad Taqi Rahbar mengatakan bahwa komentar Ahmadinejad itu "salah besar dan berlebihan". Menurut Syiah, imam ke 12 atau imam Mahdi versi mereka, akan dibangkitkan dari tidur panjangnya pada hari kiamat saat dunia tengah gonjang-ganjing hebat.

Kecaman dari berbagai ulama dan anggota parlemen ini semakin memperburuk citra Ahmadinejad di mata para petinggi negara. Sebelumnya, Ahmadinejad yang akan habis masa jabatannya Juni ini sering cekcok dengan pemimpin spiritual Ayatollah Khamanei karena dinilai bertindak tanpa izinnya.[vivanews/republika]

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Presiden Iran menuai Kecaman ,Gara Gara samakan Hugo Chavez dengan Yesus