Breaking News
Loading...
Jumat, 01 Maret 2013

Tidak Peduli Menang Atau Kalah, PDIP Tolak Hasil Pilkada Jabar

 Meski belum ada hasil resmi pemilihan, sejumlah lembaga survei mengeluarkan quick count yang memperlihatkan calon nomor urut 4 Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar menang satu putaran karena memperoleh suara di atas 30 persen.(baca berita sebelumnya :Hasil Quick Count Aher-Dedy Mizwar Menangi Pilkada Jawa Barat Sementara hasil penghitungan riil baru selesai dan diumumkan pada Minggu 3 Maret nanti. 

Apapun hasilnya PDI Perjuangan tidak akan menerima  pemilihan kepala daerah (pilkada) Jawa Barat. Alasannya, proses demokrasi di pilkada Jawa Barat dianggap cacat hukum dan sarat kecurangan. "Kami akan menolak apa pun keputusan yang dihasilkan KPU nanti," kata Ketua Tim Pemenangan Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki, Tubagus Hasanuddin di kantor DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta, Jumat (1/3). Tubagus menyatakan, ada banyak keganjilan dalam proses pilkada Jabar,sebagaimana yang dilangsir oleh republika online

KPU pun dianggap tidak adil sebagai penyelenggara pilkada. Misalnya, terkait tak adanya TPS di sejumlah kawasan industri. Seperti Bekasi, Purwakarta, dan Karawang. Hal ini membuat buruh yang masuk kerja tidak bisa memilih. "KPU lalai. Ratusan ribu buruh tak bisa menggunakan hak demokrasinya," ujarnya. Selain itu Tubagus juga mengkritik tak adanya TPS keliling di rumah sakit. Sehingga pasien rawat inap tidak bisa menggunakan hak suaranya.
 
Rieke siap bawa masalah ini ke jalur hukum


Calon Gubernur dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Rieke Diah Pitaloka menolak hasil dari Pemilihan Gubernur Jawa Barat (Pilgub Jabar) nanti karena dinilai banyak kecurangan. Rieke pun siap membawa persoalan tersebut ke jalur hukum yaitu Mahkamah Konstitusi (MK).

"Gusti Allah ora sare. Tinggal rakyatnya mau bergerak atau tidak," kata Rieke dalam konferensi pers di kantor PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat 1 Maret 2013.

Rieke mengatakan dia bertanggung jawab kepada para konstituennya yang juga memperjuangkan perubahan. Oleh karena itu, dia menginstruksikan kepada seluruh elemen dan struktur partai untuk tidak akan menandatangani hasil rekapitulasi KPU.

"Suara kami sah tidak ada intimidasi dan uang. Pilkada Jabar bukan hanya menang kalah karena ini pertarungan ideologis," ujarnya.

Rieke melanjutkan bahwa tim hukum dan advokasi PDIP akan segera bergerak. Kemudian, seluruh pengurus dan kader yang berada di struktur partai dari DPD, DPC, PAC, ranting, dan seluruh relawan akan melakukan siara pers di berbagai daerah.

"Kalau saya teman-teman tahu. Di DPR saya terbiasa untuk terus berjuang. Perjuangan untuk hal-hal seperti ini tentu tidak akan berhenti," ucapnya.

Meski belum ada hasil resmi pemilihan, sejumlah lembaga survei mengeluarkan quick count yang memperlihatkan calon nomor urut 4 Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar menang satu putaran karena memperoleh suara di atas 30 persen. Sementara hasil penghitungan riil baru selesai dan diumumkan pada Minggu 3 Maret nanti. 

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Tidak Peduli Menang Atau Kalah, PDIP Tolak Hasil Pilkada Jabar