Ledakan pada tragedi Boston Marathon dianggap kecil (low explosion) dari banyak pengamat teroris dan para pakar explosive. Ini bisa dilihat dari video yang sudah banyak beredar. Hanya saja, bom dibuat sedemikian rupa agar asapnya terlihat banyak, bukan dari daya ledaknya.
Asap putih tebal membumbung tinggi agar bom tersebut dapat di dramatisir dan terlihat menakutkan! Bahkan banyak yang menganggap bahwa bom itu adalah jenis bom asap (smoke bomb).
Seperti anda pernah juga melihat pada peristiwa “bom-bom asli” seperti misalnya bom di kedutaan besar Australia di Jakarta, juga dibeberapa tempat lainnya di dunia, bahwa “bom asli” tak diciptakan dengan banyak asap.
Yang paling utama dari sebuah bom adalah “daya hancur” yang dapat menyebabkan shockwave atau gelombang kejut. Gelombang Shockwave mempunyai cara kerja menggerakkan atau mendorong udara disekeliling bom tersebut ke segala arah dengan kecepatan yang luar biasa.
Pada bom di hotel Marriot Jakarta misalnya, tersangka yang juga menggunakan tas ransel membuktikan bahwa korban yang berada belasan meter bisa tewas akibat ledakan yang dianggap “berkekuatan sedang”.
Masih pada akun youtube yang sama, earthspace101, menyebutkan bahwa untuk membuat bom seperti ini di Amerika sangatlah mudah. Apalagi di Amerika semua bahan-bahannya dapat juga dibeli dengan mudah. Dari foto yang dirilis FBI, bahwa terdapat sisa hasil ledakan yang diduga dari sebuah kompor bertekanan tinggi yang sudah rusak, sangat membingungkan publik.
“Bagaimana mungkin, seperti yang dinyatakan oleh FBI bahwa bom yang menurut badan intelijen itu menggunakan paku-paku yang dimasukkan ke dalam sebuah kompor bertekanan tinggi, rusak hanya penyok, tanpa ada lobang-lobang dari hantaman paku-paku di dalamnya? Minimal kompor akan hancur berkeping-keping akibat hantaman dari paku-paku tersebut!,” ujar pria para akun Youtube tersebut.
Sisa bom berupa logam dari kompor – Peledak terdiri dari paku dan bantalan bola sebagai pecahan peluru, lalu dimasukkan di dalam kompor bertekanan tinggi. Anehnya pada sisa bom itu tak ada lubang-lubang hasil hantaman dari paku-paku tersebut. (courtesy by: FBI)
Akun Earthspace101 juga menyebutkan bahan-bahan bom Boston Marathon bisa jadi terdiri dari: Ammonium Nitrate Fertilizer, Liquid Nitromethane dan Tovex yang ditambahkan ke dalam Hydrazine dan ANFO (Ammonium Nitrate Fuel Oil)
Para pakar peledakan malah menyatakan, jika sebenar-benarnya adalah bom, maka dipastikan ratusan orang pasti tewas pada kerumunan orang-orang disepanjang jalan Boylston street tersebut.
Pembuatan bom ini disinyalir sudah direncanakan bukan untuk mematikan banyak orang karena asapnya saja yang banyak, tapi daya ledaknya kecil namun bom diciptakan hanya untuk kehebohan dan tidak terlihat menghancurkan.
Insane location – Lokasi tempat ditemukannya barang bukti dari “kompor tekanan tinggi” yang tak masuk akal.
Dan tahukah anda, dimana barang bukti “kompor bertekanan” yang dianggap adalah salah-satu bom tersebut ditemukan?
Apakah ditemukan dipinggir jalan, disebrang jalan atau didekat titik kejadian? Tidak.
Sisa bom yang terbuat dari almunium yang sudah penyok itu ditemukan DIATAS ATAP salah satu gedung dan jaraknya PULUHAN meter dari titik ledakan tersebut!
Dalam tragedi ini, untuk membuat sebuah bom berdaya ledak tinggi sangatlah memungkinkan. Apalagi di Amerika Serikat, segala peralatan dan bahan peledak (explosive) jauh lebih mudah di dapat bahkan di toko-toko konvensional, sangat mudah untuk membuat bom yang daya ledaknya besar di negara tersebut.
Baca Kejanggalan Sebelumnya ==>Tentang Pelakunya
Baca Kejanggalan Sebelumnya ==>Tentang Pelakunya
Baca Kejanggalan Selanjutnya ==> Tentang Korban Luka Parah