Dzhokhar Tsarnaev (Jaher), atau biasa dipanggil Jahar oleh teman-temannya, Tersangka Nomer-2 versi FBI, diburu pihak kepolisian. Kota Boston penuh dengan polisi di berbagai tempat, tim SWAT berjumlah puluhan dikerahkan seantero kota, mobil-mobil detektif dan tim penyergap juga bertebaran dengan polisi-polisi yang bergelantungan dikanan-kiri sisi mobil.
Tak ketinggalan helikopter Blackhawk juga terlihat melayang mondar-mandir diatas kota Boston, mirip film Hollywood hanya untuk mengejar bocah berusia 19 tahun yang dikatakan oleh pihak kepolisian amat sangat berbahaya ini. Semua itu dapat disaksikan di CNN dan sejumlah televisi AS lainnya. Reporter televisi yang jumlahnya belasan juga ikut menyiarkan acara pemburuan “ala Hollywood” ini ke seluruh penjuru dunia. (lihat video keadaan kota Boston saat pencarian pelaku)
Seorang pembaca mengirim foto-foto di bawah ini, terlihat polisi militer mencari seorang remaja tersangka tunggal di Boston. Dengan tampilan itu, Anda akan berpikir polisi-polisi ini akan terlibat dalam pertempuran teramat sengit dengan musuh berat militeristik, setidaknya seperti ada sekitar 20 teroris sesungguhnya yang diduga telah meledakkan rumah dengan bom bubuk hitam buatan dengan daya ledak tinggi. Berikut beberapa fotonya (pictures courtesy: infowars):
Hingga terbenamnya matahari, Jaher belum tertangkap, namun beberapa saat lalu para reporter mendengar rentetan senjata otomatis. Kemudian dilaporkan oleh CNN bahwa Jaher bersembunyi di dalam sebuah kapal boat yang diletakkan disebuah halaman.
Sempat dikabarkan bahwa Jaher memiliki senjata api bahkan memiliki bom yang dilingkari ditubuhnya. Namun sekitar pukul 08:00 hari Sabtu pagi waktu Indonesia barat atau malam hari waktu setempat, Jaher berhasil tertangkap tanpa perlawanan dan tanpa senjata apapun termasuk senjata tajam atau senjata api, apalagi bom yang melingkari tubuhnya, begitulah penjelasan dari pihak berwajib, tapi tahukah kita kejadian yang sebenarnya?
Ia ditangkap saat bersembunyi di sebuah perahu (boat) yang berada diluar halaman salah satu rumah warga. Menurut pengakuan pihak kepolisian, Jaher diketahui bersembunyi didalam perahu melalui pemiliknya yang melihat ia masuk ke dalamnya untuk bersembunyi. Lalu pemilik perahu menelpon pihak berwajib.
Pada foto dibawah ini terlihat Jaher tak terluka apalagi ditembaki, lalu kenapa setelah polisi berhasil meringkus, ia dibawa ke rumah sakit dengan luka parah? Bahkan disebutkan Jaher berusaha bunuh diri dengan menembak tenggorokannya, hah? menembak tenggorokannya sendiri? yup, menurut versi kepolisian.
Selain itu dengan bantuan helikopter Blackhawk yang dilengkapi peralatan infa red, terlihat sosok orang yang sedang berbaring didalam perahu itu. Maka para polisi, tim SWAT, sniper, FBI dan para detektif mengelilingi perahu boat dalam jarak tertentu dan mengepungnya.
Beberapa orang menyebutkan bahwa ia ditembaki sebelum menyerah, tapi menurut FBI, Jaher menyerahkan diri dan tak ditembak. Nah, kira-kira pihak mana yang benar? Berikut bukti video saat penggerebekannya yang sempat direkam oleh salah satu tetangga pemilik boat:
Penggerebekan Jaher saat bersembunyi didalam boat di Watertown, Boston, MA http://youtu.be/796UFHldHM4
Pada saat penggerebekan tersebut, ternyata Jaher ditembaki saat ia masih berada di dalam perahu boat itu. Jaher diberondong puluhan peluru. Pihak berwajib menyatakan bahwa jaher ditembaki oleh peluru karet jenis non-lethal rubber bullets, percayakah anda?
Tampak badan perahu yang telah berlubang-lubang bekas tembakan. Apakah peluru karet dapat menembus badan perahu dalam jarak belasan atau puluhan meter? Satu-satunya yang dapat menyelamatkan jiwanya adalah mesin perahu boat tersebut. Berikut adalah foto-foto perahu boat tempat Jaher saat bersembunyi lalu ia ditembaki (sumber foto) :
Jaher sempat terluka, bahkan menurut versi kepolisian, ia sempat mau bunuh diri dengan menodongkan pistol ke tenggorokannya. Tak ada yang mengetahui kebenaran ia membawa senjata api atau tidak karena hanya pihak kepolisian dan FBI yang boleh mendekatinya.
Bahkan sebelum ia bersembunyi di perahu boat, dikabarkan jaher sempat ke kampus MIT tempat dia kuliah dan menembak seorang polisi kampus hingga tewas akibat jaher ingin mencuri sebuah mobil. Kini ia ditahan oleh pihak kepolisian Boston dengan luka parah, termasuk luka tembakan ditenggorokannya.
SUSPECT #2 tertangkap setelah bersembunyi di sebuah perahu dibelakang rumah seorang warga tanpa senjata lalu ditembak
Berita terpercaya mengatakan bahwa Jaher akhirnya juga ditembak setelah penangkapannya. Namun ia ditembak di daerah kerongkongannya oleh pihak FBI dan pihak kepolisian. Tapi mereka mengatakan bahwa Jaher masih hidup.
Padahal Jaher sudah menyatakan menyerah, tanpa perlawanan dan tanpa senjata. Untuk apa FBI dan kepolisian menembak kerongkongan ataupun tenggorokan Jaher? Tak usah para peneliti konspirasi, anak SD pun tahu kalau tenggorokan dilukai, maka ia tak akan dapat berbicara atau bahkan bisa gagu. Untuk apa Jaher dibuat agar tak bisa bicara?